Dari aktivitas yang awalnya dilakukan secara sederhana itu, Purnomo kemudian mengembangkan kegiatan sosialnya hingga mendirikan sebuah yayasan. Ia juga mulai memberikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu serta menangani ODGJ yang membutuhkan perawatan dan pendampingan.
Menurut Purnomo, kemampuan dan kesempatan yang dimilikinya sebagai anggota kepolisian seharusnya dapat digunakan untuk membantu orang lain karena ODGJ tetap merupakan manusia yang memiliki hak untuk diperlakukan secara layak dan manusiawi.
Kepedulian Purnomo terhadap ODGJ kemudian berkembang menjadi salah satu bagian paling dikenal dari aktivitas sosialnya. Ia membuat Yayasan Sosial Berkas Bersinar Abadi yang secara resmi berdiri pada 5 Mei 2017.
Baca Juga:Siapa Agus Sulaiman Mantan Polisi yang Divonis Mati? Berikut Kronologi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMMKantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Kortas Tipidkor Polri Terkait Dugaan Korupsi Perizinan PBG
Yayasan tersebut menjadi tempat Purnomo dan para pengurus memberikan pendampingan kepada ODGJ. Aktivitas yang dilakukan antara lain merawat, memberi makan, memandikan, serta membantu ODGJ agar dapat kembali menjalani kehidupan bersama keluarga.
Skala kegiatan di Yayasan Sosial Berkas Bersinar Abadi juga disebut cukup besar. Dalam kunjungan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi ke yayasan tersebut pada 22 Juni 2023, disebutkan terdapat 137 ODGJ yang menjadi binaan Purnomo dan para pengurus.
Dari jumlah tersebut, 79 orang disebut mendapatkan layanan secara gratis atau tidak berbayar. Yuhronur menilai keberadaan yayasan tersebut turut membantu pemerintah daerah menangani persoalan kesehatan jiwa di Lamongan.
Kegiatan Purnomo juga dikaitkan dengan program Pemkab Lamongan Lesung Sipanji, yakni program yang bertujuan melenyapkan pemasungan dan memanusiakan pasien dengan gangguan jiwa.
Pemerintah daerah menyebut kerja sama dengan pihak seperti yayasan yang dikelola Purnomo dapat membantu membebaskan sejumlah ODGJ yang sebelumnya mengalami pemasungan.
Atas aktivitas sosial tersebut, Purnomo juga pernah memperoleh apresiasi dari lingkungan pemerintah dan kepolisian setempat. Kapolres Lamongan saat itu, AKBP Yakhob Silvana Delareskha, menilai kegiatan sosial yang dilakukan Purnomo sebagai bentuk dedikasi anggota Polri dalam membantu masyarakat.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi kala itu juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif Purnomo dalam merawat puluhan hingga ratusan ODGJ. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi mitra bagi pemerintah dalam menangani persoalan sosial dan kesehatan jiwa, terutama bagi masyarakat yang tidak mampu memperoleh layanan secara mandiri.
