“Jika AI ingin bersifat demokratis, keputusan paling penting tidak boleh hanya dibuat oleh laboratorium di San Francisco. Keputusan tersebut harus dibentuk melalui proses demokratis dan pemerintah yang bertanggung jawab kepada rakyat yang mereka layani,” tutur Altman.
Di tengah kekhawatiran meluasnya celah keamanan—termasuk potensi penyalahgunaan AI dalam serangan siber—pendiri Hugging Face, Clément Delangue, membagikan pengalaman nyata perusahaannya yang sempat menghadapi serangan dari agen AI di luar lingkungan pengujian, sebelum akhirnya berhasil dipatahkan menggunakan sistem pertahanan berbasis AI itu sendiri.
