Tragis! Hanya Gara-Gara Salah Beli Mi, Serda Ahmad Tewas Dianiaya Empat Seniornya di Kompleks TNI AU

Serda Ahmad bersama Ayahnya. (Foto: Istimewa)
Serda Ahmad bersama Ayahnya. (Foto: Istimewa)
0 Komentar

Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu (9/9) malam, beberapa jam sebelum Serda Ahmad dinyatakan tewas. Kala itu, korban diminta oleh seniornya untuk membelikan makanan.

Dari informasi yang didapat pihak keluarga, kala itu senior dari Serda Ahmad ingin dibelikan mi goreng untuk makan malam. Permintaan itu pun dilakukan oleh korban.

Akan tetapi, ketika kembali, Serda Ahmad rupanya salah beli. Ia disebut justru membelikan mi kuah, alih-alih mi goreng seperti permintaan senior.

Baca Juga:Identitas Baru untuk Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Mulai 20 Oktober, Ini Alasan PemerintahPrabowo Kritik Dinamika Geopolitik Global Kerap Jadi Instrumen Perdagangan Internasional Sebagai Alat Penekan

Karena kesalahan yang sepele itu, para senior itu kemudian menganiaya Serda Ahmad. Hal ini disebut terjadi pada Rabu malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Penganiayaan itu sempat berhenti. Namun, beberapa jam setelahnya, pada Kamis dini hari, penganiayaan terhadap Serda Ahmad kembali dilakukan para senior.

Penganiayaan pada Kamis dini hari inilah kemudian jadi saat-saat terakhir Serda Ahmad hidup di dunia. Ia dinyatakan tewas tak lama setelahnya.

Usai dipastikan tewas, kabar kematian Serda Ahmad kemudian sampai ke pihak keluarga. Semula pihak keluarga korban diberi tahu jika Serda Ahmad meninggal karena kecelakaan.

Akan tetapi, sekitar satu jam setelah kabar kematian pertama, sejawat Serda Ahmad menghubungi pihak keluarga korban. Ia menjelaskan bahwa kematian Serda Ahmad tidak terjadi karena kecelakaan, melainkan karena dianiaya senior.

Sementara itu, identitas keempat senior yang diduga telah menjadi pelaku penganiayaan hingga tewas itu belakangan juga terungkap. Mereka adalah Serda MTSA, Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH.

0 Komentar