Dukung Pariwisata Ramah Lingkungan, PLN Sinergi dengan Pemkot Jogja Kembangkan SPKLU di Destinasi Wisata

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center di PLN UID Yogyakarta sebagai bagian dari pengembangan
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center di PLN UID Yogyakarta sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan, termasuk wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik. (Foto: PLN UP3 Yogyakarta dan Wonosari)
0 Komentar

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta dan Wonosari menggandeng Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik. Langkah strategis ini dilakukan dengan mendorong pembangunan fasilitas pengisian daya di berbagai kawasan wisata guna menghadirkan pariwisata yang modern, mudah, dan ramah lingkungan.

Rencana kolaborasi tersebut dibahas secara matang dalam agenda audiensi antara pihak PLN UP3 Yogyakarta dan Wonosari dengan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta.

Manager PLN UP3 Yogyakarta dan Wonosari, Agung Pratomo, menjelaskan bahwa pengembangan infrastruktur pengisian daya ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat, khususnya di momen peringatan Hari Pelanggan Nasional.

Baca Juga:Siapa Norman Arie Prayogo? Profil Warek III Unsoed yang Turut Diamankan KPKKorban Tewas Gempa M 7,4 Kolombia Kini 111 Orang 1.575 Rumah Rusak

“PLN terus berupaya menghadirkan layanan yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan. Salah satunya melalui pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang dapat terintegrasi dengan destinasi wisata,” ujar Agung, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Agung, model fasilitas pengisian daya yang akan diterapkan nantinya disesuaikan dengan karakteristik masing-masing destinasi. Untuk tempat wisata dengan durasi kunjungan yang relatif lama, konsep medium charging atau slow charging dinilai sangat pas karena wisatawan bisa mengisi daya kendaraan sembari menikmati liburan tanpa perlu meluangkan waktu khusus.

Sejauh ini, Gembira Loka Zoo telah masuk dalam daftar penjajakan awal untuk penerapan konsep tersebut. Tidak menutup kemungkinan, fasilitas serupa juga akan diperluas ke destinasi wisata lain di Yogyakarta dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kesiapan jaringan kelistrikan.

Selain kendaraan pribadi wisatawan, infrastruktur ini juga disiapkan untuk mendukung operasional moda transportasi wisata berbasis listrik di Kota Gudeg, salah satunya adalah becak listrik.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Muh Zandaru Budi Purwanto, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif PLN. Menurutnya, kehadiran stasiun pengisian daya sangat krusial untuk menunjang mobilitas wisatawan sekaligus kendaraan operasional pariwisata di lapangan.

“Kami berharap PLN bisa lebih banyak membangun stasiun pengisian daya listrik bagi kendaraan listrik yang ada di Kota Yogyakarta,” kata Zandaru.

Pihaknya juga mengusulkan agar titik-titik pengisian daya ini dapat diprioritaskan di sejumlah kawasan strategis pariwisata. Beberapa lokasi yang dibidik meliputi kawasan Sumbu Filosofi termasuk Malioboro, Kotabaru, hingga kawasan Jogja Selatan.

0 Komentar