Lebih lanjut, Djamari mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap konten medsos yang mengandung disinformasi, fitnah, hingga ujaran kebencian. Menurut dia, konten-konten tersebut berpotensi ‘memanipulasi’ pikiran masyarakat dan menciptakan pesimisme.
“Apabila itu sampai dengan betul-betul mempolusi, membuat pikiran anak-anak bangsa akan muncullah orang-orang yang pesimistis melihat bangsa ini. Padahal tidak seperti itu,” tuturnya.
Karena itu, Djamari meminta para penyebar provokasi untuk segera sadar. Menurut dia, stabilitas nasional dan ketenangan masyarakat jauh lebih penting.
Baca Juga:Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Laki-laki Usia 6 Bulan Ditemukan TewasKasus Kematian Sutrimo: Fakta, Dugaan Kepala Urusan Rumah Tangga Febrie, dan Perkembangan Penyelidikan
“Kepada siapa pun yang sering berbuat seperti itu, sadarlah. Sadar bangsa ini butuh ketenangan. Negeri ini, bangsa ini, rakyat ini membutuhkan ketenangan dalam menjalani kehidupan mereka masing-masing,” pungkas Djamari.
