ATLET golf, Jesslyn Wijaya (34), sempat diduga diculik di Jakarta Pusat (Jakpus). Kini, polisi menyatakan Jesslyn bukan diculik.
“Bukan penculikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra saat dihubungi wartawan, Minggu (2/8/2026).
Dia mengatakan Jesslyn dibawa ibu dan tantenya ke Bangkok dan Kuala Lumpur. Dia mengatakan hal itu dilakukan Jesslyn dengan kesadaran sendiri.
“Jesslyn ikut ke luar negeri dengan kesadaran sendiri,” ujarnya.
Polisi menyimpulkan kasus Jesslyn bukan penculikan. Namun, penyelidikan belum disetop.
Baca Juga:Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Laki-laki Usia 6 Bulan Ditemukan TewasKasus Kematian Sutrimo: Fakta, Dugaan Kepala Urusan Rumah Tangga Febrie, dan Perkembangan Penyelidikan
“Iya saat ini kami simpulkan bukan perkara penculikan. Penyelidikan belum dihentikan, masih direncana kan jadwal gelarnya,” ucapnya.
Jesslyn Dibawa Orang Suruhan Ibu
Kasus dugaan penculikan terhadap Jesslyn ini bikin heboh setelah ada yang pihak membuat laporan polisi. Pelapor menyebut Jesslyn Wijaya diculik saat menghadiri acara ulang tahun keluarga di sebuah restoran di Jakarta Pusat pada 13 Juli lalu.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman CCTV dari lokasi yang diduga TKP dugaan penculikan. Pada 19 Juli, pelapor mencabut laporan dugaan penculikan itu.
Meski laporan dicabut, polisi tetap melakukan penyelidikan. Belakangan, polisi menyebut orang-orang yang membawa Jesslyn dari restoran itu merupakan suruhan ibunya.
“Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jesslyn yang suruh,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7).
Jesslyn kemudian terbang ke luar negeri. Berdasarkan manifest, Jesslyn terbang menuju ke Malaysia dan Thailand.
“Jesslyn kami dapat informasi dia mulai dari TKP, terus kemudian ke Semarang. Kemudian naik pesawat dari Bandara Ahmad Yani ke Malaysia, lanjut ke Bangkok. Itu bersama dengan ibunya dan tantenya,” jelasnya.
