Hardikan Keras Prabowo dan 'Pengadilan Rakyat' bagi Para Makelar Politik

Heru Subagia
Heru Subagia
0 Komentar

Ketidaksediaan Prabowo untuk berkompromi, bahkan dengan menggunakan diksi kasar dan sadis di depan publik, menjadi indikasi bahwa ia siap memutus rantai “petinggi partai bajingan” yang selama ini berlindung di balik kekuasaan.

Publik kini menanti dengan napas tertahan: siapakah sesungguhnya ketua partai yang dimaksud? Jika fakta membuktikan bahwa ketua partai terlibat dalam perampokan uang negara, apakah narasi “pengadilan rakyat” di Monas akan menjadi tuntutan yang meledak?

Bagi Prabowo, ini adalah titik balik. Apakah ia akan membiarkan “bajingan” di dalam koalisinya merusak visinya, atau ia akan membersihkan panggung politik meski harus berdiri sendirian? Rakyat sedang menunggu bukti, bukan lagi sekadar hardikan.

Penulis: Heru Subagia, Pengamat Politik

0 Komentar