“Hari ini masyarakat menghadapi berbagai tekanan ekonomi. Harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, daya beli masyarakat masih menjadi tantangan, sementara penciptaan lapangan kerja dan peningkatan investasi juga perlu terus diperkuat. Persoalan-persoalan seperti inilah yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah,” ujarnya.
Rizky menambahkan, seorang kepala daerah akan lebih dikenang melalui keberhasilannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dibandingkan melalui kebijakan yang bersifat simbolik.
“Pemimpin bukan hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga menyiapkan masa depan. Tantangan Jawa Barat ke depan adalah bagaimana menghadirkan kebijakan yang inklusif, aspiratif, memperkuat persatuan, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang budaya maupun identitas,” ungkapnya.
