Seskab Teddy Jawab Saran Dino Patti Djalal soal Kunjungan Luar Negeri Prabowo

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal. (x.com/dinopattidjalal)
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal. (x.com/dinopattidjalal)
0 Komentar

“Ya sekarang ini, di tengah konflik krisis dunia, situasi negara terjamin. Stok BBM aman, harga BBM subsidi tidak naik. Stok pangan aman,” ujarnya.

Kemudian, Indonesia disebut berhasil menyelesaikan kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa yang memberikan tarif 0% untuk berbagai produk Indonesia. Teddy menyebut perjanjian tersebut telah diupayakan selama belasan tahun, namun baru mencapai titik penyelesaian di era Prabowo.

“Kemudian yang kedua, tarif 0 persen di Uni Eropa, ada 25 negara di situ. Dan ini perjanjian yang sudah diurus belasan tahun yang lalu, tapi kapan tercapai? Ya zaman Presiden Prabowo, tepatnya tahun 2025 lalu,” ujarnya.

Baca Juga:Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 JuniDraft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat Hormuz

Capaian ketiga yang disampaikan adalah masuknya investasi senilai sekitar Rp2.430 triliun dalam 1,5 tahun terakhir berdasarkan data BKPM. Selain itu, kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan pada bulan lalu disebut menghasilkan komitmen investasi tambahan sekitar Rp575 triliun.

Di bidang pertahanan, Teddy mengatakan Indonesia kini memiliki kemampuan alutsista yang lebih kuat berkat kerja sama dengan berbagai negara. Termasuk Prancis, Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, dan sejumlah negara Eropa lainnya.

Sementara itu, pada sektor penyelenggaraan ibadah haji, Teddy menilai pelaksanaan haji 2025 dan tahun ini berjalan lancar. Teddy mengungkapkan keberadaan perkampungan haji Indonesia di Arab Saudi yang disebut sebagai fasilitas khusus yang dimiliki Indonesia.

“Indonesia adalah negara satu-satunya yang punya perkampungan haji di Arab Saudi. Dan Saudi sendiri mengubah undang-undangnya agar suatu negara mempunyai lahan di situ untuk digunakan oleh jemaah haji,” ujarnya.

Teddy juga menegaskan peran aktif Indonesia dalam mendukung Palestina. Bentuk dukungan tersebut antara lain pengiriman bantuan logistik melalui jalur udara, pengiriman kapal rumah sakit, hingga pemberian beasiswa bagi anak-anak Palestina untuk menempuh pendidikan di Indonesia.

Selain itu, Teddy mencontohkan hasil diplomasi Indonesia dalam memulangkan seorang warga negara Indonesia yang sempat diamankan pihak Israel di laut bebas beberapa waktu lalu. “Lewat diplomasi dari Menteri Luar Negeri dan teman-teman Kemlu selang beberapa hari kembalikan ke Indonesia. Jadi ini lewat diplomasi yang baik diberitakan maupun yang tertutup,” ujarnya.

0 Komentar