Dampak Strategis bagi AS dan Israel
Kehilangan drone Reaper dapat memaksa Amerika Serikat untuk lebih bergantung pada rudal standoff yang mahal daripada menggunakan drone pengintai yang bergerak lambat dan rentan. Di sisi lain, Iran terus memproduksi drone Shahed yang murah, memberikan mereka keuntungan ekonomi dalam konflik jangka panjang.
Nicole Grajewski, asisten profesor di Sciences Po, menambahkan bahwa strategi militer Iran lebih berfokus pada daya tahan (endurance) dan mobilitas daripada kecanggihan teknologi semata. “Iran memiliki industri pertahanan yang substansial dan mampu meningkatkan produksi rudal balistik ke tingkat yang tinggi secara internasional,” tuturnya.
Insiden ini mempertegas risiko eskalasi di Selat Hormuz yang dapat mengganggu stabilitas pasar energi global. Jika AS dan Israel tidak dapat melumpuhkan kemampuan pembalasan Iran secara permanen, setiap serangan baru akan membawa risiko siklus kekerasan yang lebih besar di kawasan tersebut.
