Perlindungan Korban Menjadi Prioritas
Ahmad Fauzi, penasehat hukum untuk enam korban di Pekalongan, menegaskan bahwa ketokohan pelaku di lingkungan lokal menjadi tembok besar yang menghalangi keberanian korban untuk bicara. Oleh karena itu, pendampingan hukum dan psikologis secara masif sangat diperlukan untuk memutus rantai kekerasan seksual di lingkungan pendidikan agama.
Pihak kepolisian terus menghimbau kepada santriwati atau keluarga yang merasa menjadi korban untuk tidak takut melapor ke posko yang telah disediakan, dengan jaminan kerahasiaan identitas dan perlindungan keamanan penuh.
