“Dan saya minta maaf juga, mungkin beberapa dari Anda memiliki dampak negatif karena situasi ini,” tuturnya.
Luhut menambahkan pemerintah juga tengah menyiapkan stimulus ekonomi guna menjaga momentum pertumbuhan apabila tekanan global terus berlanjut.
“Kita juga harus mempersiapkan stimulus untuk menjaga ekonomi kita,” ujarnya.
Selain itu, ia mengungkapkan pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mendorong penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pengawasan pasar modal.
Baca Juga:Fatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas MencuatSMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di Kalbar
Menurut Luhut, langkah itu dilakukan agar aktivitas di pasar modal menjadi lebih transparan dan meminimalkan praktik manipulasi.
“Kita bertemu kemarin dengan OJK, dan saya mendorong OJK untuk menggunakan AI untuk membuat lebih jelas antara pasar kapital,” kata Luhut.
Ia mengatakan Presiden Prabowo juga mendukung penggunaan teknologi GovTech berbasis AI untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan pengawasan ekonomi nasional.
