Persoalannya, menurut dia, aktivitas penerbangan di bandara tersebut hingga kini masih minim sehingga berpotensi menjadi beban anggaran.
“Kalau masih sepi, ya buang-buang uang namanya,” ujarnya.
Daripada menjadi bandara sepi atau mangkrak, Dahlan mengusulkan agar fasilitas tersebut dimanfaatkan sebagai pangkalan militer sehingga tetap memiliki fungsi ekonomi sekaligus strategis.
Ia menilai, sudah banyak proyek infrastruktur besar pada era pemerintahan sebelumnya yang akhirnya memiliki tingkat utilisasi rendah, mulai dari Bandara Kertajati, LRT Palembang, hingga Bandara Kediri. “Terlalu banyak yang seperti itu. Jadi kita kalau tidak maju memang pantas,” katanya.
