PELAPOR kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santri, Muhammad Mahdi Alatas, menyebut bahwa tersangka kasus yang dilaporkannya, Syekh Ahmad Al Misry, telah ditangkap oleh aparat keamanan di Mesir.
Tersangka, kata dia, telah ditahan satuan Al-Amn al-Watani (Pasukan Keamanan Nasional) bagian dari Kepolisian Nasional Mesir (ENP).
Hal itu disampaikan Mahdi saat mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026). Dia menemui penyidik Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO).
Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran
“Di sana sudah ditahan. Ahmad Misri itu ditahan dari mulai tanggal 23 (April). Jadi kan kita tuh pertama saya speak up itu tanggal 22 April ya. Tanggal 23 dia ditahan,” kata Mahdi kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri.
Dia menyebut Ahmad Al Misry serta istrinya sempat dilepaskan satu hari oleh otoritas Mesir. Namun, pada 27 April 2026 kembali dijemput dan dilakukan penahanan hingga saat ini.
Kendati demikian, dia juga tidak mendapat penjelasan apa alasan penahanan tersebut karena dinyatakan masih tahap penyidikan. Meski begitu, dia berharap ada negosiasi untuk memulangkan Ahmad Al Misry ke Indonesia agar yang bisa dimintai pertanggungjawaban.
“Kan Interpol udah jalan, apa segala semua udah bekerja, tinggal bagaimana teknis-teknisnya aja. Seperti itu dan insyaallah secepatnyalah, secepatnya bisa ditarik kembali ke Indonesia,” harapnya.
Mahdi meyakini otoritas Mesir tidak akan melindungi Syekh Ahmad. Sebab, di Mesir yang bersangkutan tidak memiliki pengaruh dan hanya sebagai warga biasa.
“Saya yakin nggak. Pemerintah Mesir nggak akan melindungi dia. (Karena Ahmad Al Misry di Mesir) sebagai orang biasa. Nah inilah, kita nih jangan mudah kaget, jangan mudah terharu ngeliat ada orang sedikit bisa bahasa Arab langsung dianggap sebagai dewa” tuturnya.
Lebih lanjut Mahdi menyampaikan, hingga saat ini status kewarganegaraan Ahmad Al Misry memang belum dijawab otoritas Mesir. Dia menduga Ahmad Al Misry juga menyandang status sebagai warga negara Mesir.
Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?
“Komunikasi tadi juga dari pihak sini sudah menanyakan tentang kewarganegaraannya. Namun memang dari pihak Mesir belum ada jawaban tentang kewarganegaraan apakah dia masih memegang dua warga negara atau tidak,” ucap Mahdi.
