Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR Viral Kena Semprot Warganet, Begini Kronologinya

Viral seorang siswa di kegiatan Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ( Kalba
Viral seorang siswa di kegiatan Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ( Kalbar ) mengkritik dewan juri saat acara siaran langsung yang ditayangkan di Youtube MPR RI pada Sabtu (9/5/2026). (Tangkapan layar YouTube MPR)
0 Komentar

Jawaban ini sebenarnya sesuai dengan substansi konstitusional, namun, salah satu dewan juri, Dyastasita WB menyatakan jawaban tersebut tidak tepat, sehingga Tim C2 dikenai pengurangan nilai sebesar 5 poin.

Situasi menjadi kontroversial ketika pertanyaan yang sama kemudian dilempar kepada Tim B4 dari SMAN 1 Sambas. Tim ini memberikan jawaban yang secara substansi identik. Namun, dalam kasus ini, dewan juri justru menyatakan jawaban tersebut benar dan memberikan nilai tambahan sebesar 10 poin.

Perbedaan penilaian terhadap jawaban yang sama inilah yang memicu protes dari Tim C2, karena mereka merasa terjadi inkonsistensi dalam penilaian.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

Tim C2 kemudian mengajukan keberatan secara langsung di lokasi lomba, menyampaikan bahwa jawaban yang mereka berikan pada dasarnya sama dengan Tim B4 yang justru dinilai benar.

Namun, protes tersebut tidak diindahkan oleh dewan juri. Dyastasita WB menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan dewan juri dan bersifat final, sehingga tidak dapat diganggu gugat.

Ia menekankan bahwa tim juri memiliki otoritas penuh dalam menentukan benar atau salahnya jawaban peserta berdasarkan pertimbangan penilaian mereka.

Selain itu, dewan juri lainnya, Indri Wahyuni memberikan penjelasan tambahan bahwa dalam penilaian lomba, aspek tidak hanya mencakup substansi jawaban, tetapi juga cara penyampaian atau artikulasi peserta.

Ia menegaskan bahwa kejelasan suara dan cara menjawab menjadi faktor penting, dan ketidakjelasan dalam penyampaian dapat mempengaruhi penilaian juri, termasuk pengurangan nilai. Pernyataan ini kemudian digunakan sebagai salah satu dasar pembenaran keputusan juri dalam kasus tersebut.

Pembawa acara Shindy Lutfiana dan Said Akmad, turut memperkuat posisi dewan juri dengan menyampaikan bahwa keputusan juri bersifat mutlak karena mereka dianggap memiliki kompetensi dan ketelitian tinggi dalam menilai setiap jawaban.

Dengan demikian, meskipun terdapat protes dari peserta terkait inkonsistensi penilaian, hasil akhir lomba tetap tidak berubah dan keputusan dewan juri tetap berlaku.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

Kejadian ini sontak menimbulkan perdebatan warganet. Mereka ramai-ramai melontarkan kritik pada dewan juri tidak konsisten.

Sebagai informasi, dewan juri dalam Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 terdiri dari Dyastasita WB adalah Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Setjen MPR RI, Indri Wahyuni adalah Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR, dan Kepala Biro (Kabiro) Perencanaan dan Keuangan Sekretaris Jenderal (Setjen) MPR RI Dra Triyatni.

0 Komentar