Otoritas Kesehatan Spanyol Pastikan Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius tak Menunjukkan Gejala Hantavirus

Sebuah perahu ambulans mendekati kapal MV Hondius pada 5 Mei. (Getty Images)
Sebuah perahu ambulans mendekati kapal MV Hondius pada 5 Mei. (Getty Images)
0 Komentar

KAPAL pesiar MV Hondius tiba di Kepulauan Canary pada Minggu (10/5) setelah sebelumnya menjadi sorotan akibat wabah hantavirus di atas kapal. Otoritas kesehatan menyatakan seluruh penumpang saat ini tidak menunjukkan gejala infeksi hantavirus.

Kapal berbendera Belanda itu berlabuh di pelabuhan industri Granadilla, Tenerife. Menteri Kesehatan Spanyol, Monica Garcia, mengatakan seluruh penumpang masih menjalani pemeriksaan medis akhir sebelum diizinkan turun dari kapal.

Garcia menambahkan para penumpang nantinya akan dipulangkan ke negara masing-masing setelah seluruh prosedur kesehatan selesai dilakukan.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

“Penerbangan terakhir dari seluruh prosedur dijadwalkan untuk besok, yaitu penerbangan ke Australia,” kata Garcia, dikutip AFP Minggu (10/5).

Sebanyak 14 warga negara Spanyol akan dipulangkan lebih dahulu. Setelah itu, penerbangan menuju Belanda dijadwalkan membawa warga negara Jerman, Belgia, Yunani, serta sebagian awak kapal.

Penerbangan terpisah juga disiapkan untuk warga Kanada, Turki, Prancis, Inggris, Irlandia, dan Amerika Serikat.

Sebelumnya, kapal tersebut sempat ditolak berlabuh di sejumlah wilayah setelah wabah hantavirus terdeteksi di atas kapal. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, yakni pasangan suami istri asal Belanda dan seorang perempuan asal Jerman.

Hantavirus diketahui sebagai virus yang umumnya menyebar melalui hewan pengerat. Varian Andes menjadi satu-satunya strain hantavirus yang dapat menular antarmanusia dan telah dikonfirmasi ditemukan pada sejumlah penumpang yang dinyatakan positif.

“Kami mengklasifikasikan semua orang di atas kapal sebagai apa yang kami sebut kontak berisiko tinggi,” kata Direktur Kesiapsiagaan dan Pencegahan Epidemi serta Pandemi World Health Organization, Maria Van Kerkhove, pada Sabtu.

Sementara itu, MV Hondius dijadwalkan melanjutkan pelayaran menuju Belanda. Namun, keberangkatan kapal ditunda hingga Senin (11/5) akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung.

0 Komentar