Israel Deportasi WN Brasil dan Spanyol yang Ditangkap dari Armada Kapal Kemanusiaan Menuju Gaza

Saif Abu Keshek dan Thiago Avila (GSF Press Kit)
Saif Abu Keshek dan Thiago Avila (GSF Press Kit)
0 Komentar

ISRAEL mendeportasi dua aktivis asing yang ditangkap dari armada kapal kemanusiaan yang bergerak menuju Gaza. Keduanya ialah Saif Abu Keshek dan Thiago Avila, masing-masing merupakan WN Spanyol keturunan Palestina dan WN Brasil.

Dilansir AFP, Keshek dan Avila sempat berada dalam kapal bersama puluhan aktivis yang dicegat oleh militer Israel di perairan internasional di lepas pantai Yunani pada 30 April.

Keduanya kemudian ditangkap dan dibawa ke Israel untuk diinterogasi. Sementara yang lain dibawa ke pulau Kreta di Yunani dan dibebaskan.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

“Saif Abu Keshek dan Thiago Avila, dari armada kapal yang melakukan provokasi, dideportasi hari ini dari Israel,” pernyataan Kementerian Luar Negeri Israel di X pada Minggu (10/5/2026).

Israel mengklaim penangkapan dilakukan sebagai bentuk intoleransi pelanggaran apa pun terhadap blokade di Gaza.

“(Israel) Tidak akan mengizinkan pelanggaran apa pun,” ujarnya.

Spanyol, Brasil, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) semuanya menyerukan pembebasan segera kedua pria tersebut setelah penahanan yang dilakukan Israel menimbulkan kemarahan luas. Pada hari Rabu (6/5), pengadilan Israel menolak banding yang menentang penahanan kedua pria tersebut.

“Mulai dari penculikan mereka di perairan internasional hingga penahanan ilegal mereka dalam isolasi total dan perlakuan buruk yang mereka alami, tindakan otoritas Israel merupakan serangan hukuman terhadap misi sipil murni,” kata Adalah, sebuah kelompok hak asasi manusia yang mewakili keduanya.

“Penggunaan penahanan dan interogasi terhadap aktivis dan pembela hak asasi manusia adalah upaya yang tidak dapat diterima untuk menekan solidaritas global dengan warga Palestina di Gaza,” sambungnya.

0 Komentar