SEBANYAK 16 orang meninggal dalam insiden kecelakaan bus ALS dan truk tangki di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, Rabu (6/5/2026). Sementara itu, empat korban lain dinyatakan selamat.
Berdasarkan data kepolisian sementara ini, empat korban meninggal telah berhasil diidentifikasi.
Korban meninggal yang sudah diidentifikasi adalah Alif (44), warga Jawa Tengah selaku pengemudi bus ALS; kernet bus Saf (50) asal Medan; sopir truk tangki bernama Yanto; dan penumpang truk tangki seorang wanita bernama Martini.
Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran
Keempat korban selamat adalah kernet bus M. Fadli (30) warga Riau; pasangan suami istri Ngadiono bin Wage (44) dan Jumiatun binti Surip (34) asal Pati, Jawa Tengah; serta M. Tahrul Hubaidi (31) warga Pati, Jawa Tengah. Saat ini, mereka masih dirawat di RSUD Rupit Muratara.
“Terdata ada 16 korban meninggal, tiga orang luka berat, dan satu orang luka ringan,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Rabu (6/5/2026).
Nandang menyebut pihaknya tengah fokus penanangan terhadap korban luka dan identifikasi korban meninggal. Biddokkes Polda Sumsel dan Rumah Sakit Bhayangkara Palembang membuka Posko DVI (Disaster Victim Identification) di RS Siti Aisyah Lubuklinggau untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga yang melakukan perjalanan menggunakan bus ALS pada rute tersebut dapat menghubungi Posko DVI di RSUD Lubuklinggau melalui Call Center 0821-7803-8910 guna mempercepat proses identifikasi.
“Fokus utama kami saat ini adalah identifikasi korban melalui Posko DVI dan penyelidikan menyeluruh terkait penyebab kecelakaan,” pungkas Nandang.
