Iran Serahkan Proposal Perdamaian: 3 Fase Utama 14 Poin, Ini Rinciannya

Ilustrasi aktivitas kapal tanker di Selat Hormuz [Unsplash/Hisham]
Ilustrasi aktivitas kapal tanker di Selat Hormuz [Unsplash/Hisham]
0 Komentar

IRAN telah menyerahkan proposal perdamaian 14 poin kepada Pakistan sebagai mediator dalam upaya mengakhiri konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Proposal tersebut dibagi ke dalam tiga fase utama yang mencakup penghentian perang, pengaturan isu nuklir, hingga pembentukan keamanan regional jangka panjang.

Mengutip dari Al Jazeera, Senin, 4 Mei 2026, berikut rincian proposal perdamaian 14 poin tersebut:

Fase Pertama

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

  • Mengakhiri perang sepenuhnya dalam waktu 30 hari, di seluruh wilayah
  • Membangun kerangka kerja internasional untuk memastikan perang tidak berlanjut
  • Menandatangani pakta non-agresi bersama Iran-Amerika
  • Pakta tersebut harus mencakup sekutu regional Iran dan Israel
  • Pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap – Iran membersihkan ranjau dengan kemungkinan dukungan AS
  • Pencabutan blokade pelabuhan Iran secara bertahap, sejalan dengan pembukaan kembali Selat
  • Penarikan pasukan AS di sekitar Iran dan mengakhiri penumpukan militer

Fase Kedua

  • Kemungkinan pembekuan pengayaan uranium Iran hingga 15 tahun
  • Setelah 15 tahun, Iran akan melanjutkan pengayaan pada 3,6 persen, dengan stok nol
  • Tidak ada pembongkaran atau penghancuran infrastruktur nuklir
  • Mempertimbangkan opsi untuk stok uranium Iran, termasuk transfer ke luar negeri atau pengenceran
  • Menuntut mekanisme yang jelas untuk pencabutan sanksi sebagai imbalan atas langkah-langkah nuklir
  • Pencabutan sanksi mencakup pelepasan bertahap dana yang dibekukan

Fase Ketiga

  • Iran akan memasuki dialog strategis dengan mitra Arab dan regional untuk membangun keamanan regional.

Pemerintah Iran mengaku telah menerima respons dari Amerika Serikat (AS) terkait proposal perdamaian 14 poin ini. Teheran tidak menyebutkan detail dari respons AS, namun juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan bahwa sejauh ini tidak akan ada pembahasan spesifik mengenai isu nuklir.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump dikabarkan sedang meninjau proposal baru Iran, namun menyiratkan bahwa ia tidak akan menyetujuinya.

0 Komentar