Pria Yahudi Serang Biarawati Asal Prancis di Yerusalem Timur, Polisi Israel Sebut Bermotif Rasial

Tangkapan layar
Tangkapan layar
0 Komentar

Polisi, yang sebelumnya dikritik karena tidak bertindak dalam kasus serupa, merilis gambar pada Rabu (29/4/2026) yang menunjukkan biarawati tersebut mengalami luka di kepala. Mereka menyatakan “memandang serius segala bentuk kekerasan, khususnya serangan bermotif rasial yang menargetkan rohaniwan.”

Harian The Times of Israel melaporkan bahwa biarawati tersebut bekerja di Sekolah Biblika dan Arkeologi Prancis, tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas atau kewarganegaraannya. Ratusan rohaniwan dan biarawati dari berbagai negara bertugas di gereja dan lembaga keagamaan di Yerusalem Timur.

Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi peningkatan yang signifikan dalam serangan oleh warga Israel terhadap rohaniwan Muslim dan Kristen serta terhadap situs-situs suci di Yerusalem. Para pemimpin gereja di Yerusalem berulang kali menyerukan kepada otoritas Israel untuk bertindak tegas guna menghentikan serangan semacam itu.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Serangan ini terjadi setelah beredarnya video bulan lalu yang menunjukkan seorang tentara Israel menggunakan palu godam untuk merusak patung Yesus, dalam insiden yang menuai kecaman luas.

Serangan tersebut juga terjadi di tengah meningkatnya kekerasan oleh pasukan dan pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki sejak Oktober 2023, yang menurut data Palestina telah menewaskan sedikitnya 1.155 warga Palestina, melukai sekitar 11.750 orang, serta menyebabkan sekitar 22.000 lainnya ditangkap.

0 Komentar