Menlu Sugiono Akui Proses Negosiasi Pembebasan 2 Kapal Tanker Pertamina yang Terjebak di Selat Hormuz Alot

Kapal pertamina di selat hormuz, dari rilis PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream. (FOTO/dok. Pertami
Kapal pertamina di selat hormuz, dari rilis PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream. (FOTO/dok. Pertamina)
0 Komentar

Meski begitu, Sugiono memastikan bahwa saat ini pasokan minyak mentah Indonesia dalam kondisi aman. Pasalnya, pasokan minyak mentah tidak hanya didapatkan Indonesia dari Timur Tengah, namun juga dari banyak negara lain di dunia.

Bahkan, dari lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang, Korea Selatan, Rusia, dan Prancis beberapa waktu lalu, Indonesia sudah berhasil mengamankan tambahan pasokan minyak.

“Dan kebutuhan itu kalau misalnya disandingkan dengan kebutuhan energi kita, merupakan satu kebutuhan yang relatif kecil. Jadi perbandingannya kurang lebih seperti itu. Jadi, supaya kita tidak hilang gambaran, jangan nanti kita kuman di seberang lautan kelihatan, tapi gajah di pelupuk mata nggak kelihatan,” kata Sugiono.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

“Keberhasilan pemerintah menjaga supply BBM, supply energi, ini lebih besar daripada apa yang sekarang sedang nyangkut di Hormuz, tanpa bermaksud mengecilkan permasalahan ini,” lanjut dia.

0 Komentar