PT Pertamina International Shipping (PIS) merespons beredarnya kabar tidak ada satu pun awak berkewarganegaraan Indonesia di kapal Gamsunoro, yang saat ini dilaporkan tertahan di kawasan Selat Hormuz.
PIS menjelaskan bahwa kapal tersebut saat ini disewa oleh pihak ketiga untuk rute internasional, namun secara keseluruhan 94 persen pelaut Pertamina tetap didominasi oleh talenta dalam negeri.
Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menjelaskan bahwa kapal tanker tersebut merupakan bagian dari armada yang disewakan ke pihak ketiga untuk melayani pasar internasional. Praktik ini, menurutnya, lazim dilakukan dalam industri pelayaran global guna memperluas kapabilitas dan kapasitas perusahaan di kancah dunia.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
“Ini menjadi bagian dari strategi kami dalam memperkuat daya saing perusahaan sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam industri maritim dunia. Dalam operasionalnya, kapal Pertamina faktanya masih didominasi oleh pelaut Indonesia hingga 94 persen,” ujar Vega dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa kapal Gamsunoro melayani rute internasional, termasuk Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Dalam skema sewa oleh pihak ketiga, perekrutan anak buah kapal (ABK) dilakukan sesuai regulasi internasional dan standar operasional yang ketat, yang tidak selalu mewajibkan penggunaan tenaga kerja dari negara pemilik kapal.
Meski kapal tersebut nihil awak Indonesia, Pertamina Group menekankan komitmennya terhadap talenta dalam negeri. Saat ini, total ABK WNI yang dipekerjakan di seluruh kapal Pertamina Group, baik domestik maupun internasional, mencapai 4.090 orang. Sementara pelaut warga negara asing hanya 278 orang atau sekitar 6 persen.
Sebelumnya, viral di media sosial akun Instagram @andrianumar mengunggah video yang menampilkan komunikasi dengan seseorang yang mengaku awak kapal Gamsunoro. Dalam rekaman itu, awak kapal tersebut menyebut semua kru berasal dari India.
“No. India crew. Owner is Indonesia. Negative. No Indonesian, all Indian. (Tidak. Semua kru asal India. Pemiliknya orang Indonesia. Tidak ada kru Indonesia, semua orang India),” ucap awak kapal tersebut.
