MEDIA milik Iran pada Sabtu 4 April 2026 mengklaim bahwa Uni Emirat Arab (UEA) telah ikut serta dalam perang melawan Iran.
Stasiun televisi milik negara Iran, IRIB, seperti dilansir Anadolu menyatakan dalam sebuah unggahan di perusahaan media sosial milik Amerika, X, bahwa ada dua dokumen yang membuktikan keterlibatan UEA dalam perang melawan Iran.
Bukti keterlibatan itu berupa penghancuran drone Wing Loong-2 buatan Cina pada Rabu, yang diklaim hanya dimiliki oleh Arab Saudi dan UEA, serta keberadaan jet tempur Mirage 2000 milik UEA untuk intersepsi di atas Pulau Jask, Iran, pada Ahad 22 Maret 2026.
Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Meski demikian, klaim tersebut tidak dapat dikonfirmasi secara independen oleh Anadolu. Selain itu, tidak ada respons langsung dari UEA terkait laporan tersebut.
Ketegangan regional telah meningkat di kawasan sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu hingga menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Iran kemudian membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal dengan menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer milik Amerika.
