18 Persen dari 2,1 Juta Warga Jakarta Belum Mudik hingga Hari H Lebaran

18 Persen dari 2,1 Juta Warga Jakarta Belum Mudik hingga Hari H Lebaran
Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho melepas tim Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Operasi Ketupat 2025 dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Foto: Dok. Korlantas Polri
0 Komentar

KAKORLANTAS Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan masih ada 18 persen dari 2,1 juta warga Jakarta dan sekitarnya yang belum melaksanakan mudik hingga Senin (31/3) atau hari H Lebaran Idul Fitri.

“Saat ini, hari H, keluar Jakarta sudah 1.765.102. Jadi sudah 81 persen yang meninggalkan Jakarta, tersisa kurang lebih 18 persen,” kata Agus kepada wartawan, Senin (31/3).

Agus menuturkan, puncak arus mudik tahun ini terjadi pada H-4 dan H-3 Lebaran. Jika dibanding tahun lalu, puncak arus mudik kali ini terjadi peningkatan jumlah pemudik.

Baca Juga:Jumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way KananTom Lembong: 100 Persen Semua Izin Impor Diterbitkan Kemendag Ditembuskan Kemenperin

“Kalau dibandingkan puncak arus tahun 2024 ada peningkatan. Bila dibandingkan dengan H-4 dan H-3 itu ada kenaikan hampir 14 persen,” ungkap dia.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memprediksi masih ada masyarakat yang melaksanakan mudik hingga H+1 Lebaran.

Hal itu disampaikannya usai rapat monitoring kesiapan pelaksanaan malam takbiran dan salat Id, di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (30/3).

“Beberapa catatan yang mungkin juga perlu kami informasikan kepada rekan-rekan media, bahwa dari prediksi 2,1 juta masyarakat yang akan mudik, saat ini masih tersisa 20 persen,” kata Sigit kepada wartawan, Minggu (30/3).

“Sehingga, kemudian biasanya ini juga akan ada lonjakan pas kegiatan halal bihalal akan terjadi lonjakan, baik di hari H, H+1, ini biasanya masih ada,” lanjutnya.

0 Komentar