MARYAM (45), istri dari pengacara di Bone yang tewas tertembak di wajah, menceritakan detik-detik peristiwa tragis itu. Korban bernama Rudi S Gani (49), tewas diduga ditembak orang tak dikenal di Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, saat malam pergantian tahun.
Ditemui saat menunggu jenazah suaminya yang diautopsi di Ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, Jalan Kumala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Rabu (1/1/2025), Maryam mengaku peristiwa penembakan berlangsung sangat cepat.
Saat itu ia makan bersama dengan keluarganya untuk menyambut Tahun Baru. Di tengah suasana makan bersama itu, suara ledakan terdengar dan Rudi S Gani tergeletak.
Baca Juga:Slow Living di Kota SalatigaSong Jae-rim Ditemukan Meninggal Penyebab Kematian Belum Terkonfirmasi, Ada 2 Lembar Surat
“Singkat sekali, tiba-tiba ada suara ledakan. Suami saya tergeletak. Saya tidak melihat ada orang di depan rumah karena sudah gelap,” ujarnya sembari menghapus air mata dari wajahnya yang tampak sembab menangisi kepergian Rudi S Gani yang meninggal dengan cara tragis.
Maryam melihat suaminya bersimbah darah dan menyangka suaminya terkena serangan jantung hingga pembuluh darah pecah. Namun, alangkah kagetnya ia menemukan lubang di wajah suaminya seusai membersihkan darah terkait kasus pengacara di Bone tewas tertembak.
“Setelah diperiksa ternyata tidak ada darah keluar dari mulut. Saya bersihkan, barulah saya lihat ada luka di samping hidung bagian kanan,” tuturnya.
Sang istri yang melihat suaminya tergeletak langsung membawanya ke Puskesmas Lappariaja. Namun, nyawa Rudi S Gani tak terselamatkan.
Ia baru sadar suaminya menjadi korban penembakan setelah dibawa ke puskesmas dan diperiksa oleh polisi. “Polisi bilang di puskesmas bahwa ini ditembaki,” tegasnya.
Meski banyak menangani kasus selama menjalankan profesinya sebagai pengacara, menurut Maryam, suaminya tidak pernah memiliki masalah dengan pihak lain.
“Almarhum tidak pernah punya masalah pribadi dengan orang karena orangnya sabar. Terakhir datang ke Polres (Bone) hari Selasa sekitar pukul 10.00 Wita masuk ke Tahbang soal penyerobotan tanah. Suami saya dampingi terlapor,” bebernya terkait kasus pengacara di Bone tewas tertembak.
