Komjen Suyudi Bicara Soal Pembenahan Internal Polri: Tak Boleh Ada Praktik Titipan hingga Sponsorship

Komjen Suyudi Bicara Soal Pembenahan Internal Polri: Tak Boleh Ada Praktik Titipan hingga Sponsorship
Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI terkait uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)
0 Komentar

Selanjutnya, kata dia, penguatan pengawasan. Dia ingin sistem pengawasan Polri bergerak dari pola reaktif menjadi berbasis risiko.

“Pengaduan harus memiliki jejak penanggung jawab. Perlindungan pelapor dan hasil, temuan pengawasan harus berujung pada koreksi, konsekuensi, pemulihan, dan pencegahan berulang,” jelasnya.

“Enam, akuntabilitas anggaran. Keberhasilan anggaran tidak hanya diukur dari penyerapan, tetapi dari hasil yang dirasakan masyarakat. Perencanaan bottom-up berbasis kebutuhan riil, tetapi dihubungkan dengan outcome, beban kerja, risiko, dan kebutuhan lini terdepan,” imbuh dia.

0 Komentar