Sebelumnya, Kalapas nonaktif Wisnu Hani Putranto berdalih bahwa area kontroversial tersebut murni rumah dinas, mess pegawai, dan lokasi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Wisnu bahkan mengaku tidak pernah berkunjung ke rumah-rumah dinas yang di dalamnya sempat ditemukan berbagai fasilitas mewah hingga minuman beralkohol—yang belakangan diklaim Ditjenpas sebagai barang pribadi milik Kasi Kamtib Lapas Cibinong, Adi Nugroho Nur Wichaksono.
Dengan semakin banyaknya fakta baru yang diungkap oleh Ombudsman, publik kini mendesak agar tim investigasi gabungan Inspektorat Jenderal Kementerian Imipas membuka seluruh rekaman dan hasil pemeriksaan secara transparan demi menguak tabir dugaan fasilitas istimewa bagi narapidana korupsi di balik tembok penjara.
