“Dengan adanya keramaian seperti ini, orang datang ke Kota Cirebon, membawa keluarga dan membelanjakan uangnya di sini. Apapun suku, agama, dan rasnya, kita ini adalah satu di Kota Cirebon,” tegas Andrie.
Kenduri Kue Bulan Peranakan Tionghoa 2026 Resmi Digelar, Hidupkan Wisata Budaya Kawasan Pecinan Cirebon
