Dalam rapat paripurna dengan DPRD Jabar, Dedi Mulyadi menyebutkan salah satu penyebab maraknya aksi begal adalah peredaran obat Tramadol yang saat ini masih sangat mudah ditemukan. Ia menceritakan, beberapa waktu lalu sempat beredar di media sosial peristiwa seorang anggota Polres Karawang yang rumah kontrakannya diserang setelah melakukan razia dan mengamankan kendaraan milik sekelompok anak muda.
Peristiwa itu menunjukkan bahwa jaringan di balik peredaran obat tersebut sudah semakin berani.
Menurutnya, persoalan ini tidak lagi bisa ditolerir karena menyangkut masa depan generasi muda. Jika penyalahgunaan Tramadol terus dibiarkan, potensi tawuran, pembegalan, penganiayaan, hingga tindak pembunuhan akan terus meningkat akibat dampaknya terhadap kondisi mental dan fungsi otak penggunanya.
Baca Juga:Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Laki-laki Usia 6 Bulan Ditemukan TewasKasus Kematian Sutrimo: Fakta, Dugaan Kepala Urusan Rumah Tangga Febrie, dan Perkembangan Penyelidikan
“Kita tidak bicara sisi politik mari kita bicara sisi kemanusiaan, sisi kepentingan dan sisi masa depan,” pungkasnya.
