Israel Gunakan Azerbaijan sebagai Basis Operasi Melawan Iran

CNN melaporkan keberadaan personel militer dan intelijen Israel di sejumlah lokasi dekat perbatasan selama kon
CNN melaporkan keberadaan personel militer dan intelijen Israel di sejumlah lokasi dekat perbatasan selama konflik dengan Iran. (Foto: Farsnews Agency)
0 Komentar

Di Irak, laporan itu mengatakan Israel memiliki dua fasilitas rahasia yang berfungsi sebagai logistik dan fungsi pencarian dan penyelamatan selama perang berlangsung. Otoritas militer Irak sebelumnya membantah adanya pangkalan militer asing yang tidak sah di negara tersebut.

Halaman 2 / 2Laporan tersebut lebih lanjut merujuk pada laporan sebelumnya bahwa Israel mengerahkan baterai dan personel pertahanan udara Iron Dome ke UEA selama perang, bersama dengan sistem keamanan lainnya.

Menurut CNN, kehadiran Israel di Azerbaijan menawarkan kemampuan pengumpulan intelijen dan dukungan darurat untuk operasi udara di dekat perbatasan utara Iran.

Baca Juga:Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 JuniDraft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat Hormuz

Laporan tersebut mengatakan persiapan untuk beberapa kegiatan di sepanjang perbatasan Azerbaijan-Iran dimulai sebelum perang, termasuk pemasangan peralatan pengawasan yang dimaksudkan untuk memantau aktivitas militer Iran dan memberikan peringatan mengenai peluncuran rudal.

CNN melaporkan bahwa para pejabat Israel memandang Azerbaijan sebagai mitra strategis utama dalam melawan Iran dan bahwa kerja sama antara kedua negara tidak hanya mencakup masalah keamanan.

Azerbaijan adalah pemasok energi utama bagi Israel, sementara Israel telah memberi Baku teknologi militer canggih, termasuk sistem persenjataan yang digunakan selama konflik dengan Armenia terkait Nagorno-Karabakh.

Dalam penilaian yang dikutip oleh CNN, analis Gershon Kogan menulis sebelum perang bahwa “Strategi Israel di Azerbaijan sengaja dibuat tidak menonjolkan diri, mengandalkan transfer senjata, kerja sama intelijen, dan saling ketergantungan teknologi jangka panjang di sektor keamanan.”

Joshua Kucera, analis senior di Crisis Group, mengatakan kepada CNN bahwa hubungan tersebut juga menawarkan keuntungan diplomatik bagi Azerbaijan melalui pengaruh “Israel” di Washington.

“Azerbaijan semakin berusaha memposisikan dirinya sebagai kekuatan regional, dan itu termasuk menjadi semacam jembatan antara Israel, Arab, dan negara-negara lain,” kata Kucera.

Mengenai potensi kerja sama keamanan yang ditujukan terhadap Iran, ia menambahkan, “Jika Israel adalah alat dalam membantu Azerbaijan memerangi upaya destabilisasi IRGC, maka hal itu sangat rahasia.”

Baca Juga:Menkeu Amerika Serikat Umumkan Rampas Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 TriliunPulau Katang di Kepri Viral Dijual Rp65 Miliar, Pemerintah Buka Suara

Temuan laporan tersebut belum diverifikasi secara independen, dan pihak berwenang Azerbaijan dan Irak secara terbuka membantah tuduhan bahwa wilayah mereka digunakan untuk memfasilitasi operasi militer melawan Iran.

0 Komentar