Kapal Induk Terbesar USS Gerald R Ford Rusak Berat usai Kebakaran di Tengah Perang Iran

Kapal induk USS Gerald Ford (X- @USNavy)
Kapal induk USS Gerald Ford (X- @USNavy)
0 Komentar

Pergeseran tersebut merupakan bagian dari pengerahan kekuatan militer AS berskala luas untuk meningkatkan tekanan terhadap Presiden Venezuela saat itu, Nicolas Maduro, sebelum akhirnya Maduro tertangkap pada awal Januari.

Pascaperistiwa tersebut, kapal induk bertenaga nuklir ini langsung bertolak menuju Timur Tengah untuk mendukung operasi dalam perang AS-Israel melawan Iran yang masih berlangsung hingga saat ini.

Komando Sentral AS (CENTCOM) dalam pernyataan resminya pada Maret lalu mengklaim bahwa kebakaran tersebut “tidak menimbulkan kerusakan pada sistem penggerak kapal (propulsion plant), dan kapal induk tetap beroperasi penuh”. Namun, sejumlah kru kapal melaporkan bahwa sistem sanitasi pada 650 toilet di dalam kapal sering kali mengalami kerusakan pascainsiden.

Baca Juga:Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP, Lengkap untuk 1 JuniDraft Tak Resmi Rancangan Kesepakatan Iran-Amerika Serikat Bocor, Teheran Disebut Dapat Kendali Selat Hormuz

Meskipun terdapat kerusakan akibat kebakaran, otoritas Angkatan Laut AS pada Maret lalu menegaskan bahwa kapal induk tetap melanjutkan operasi penerbangan jet tempur secara berkala sepanjang waktu.

0 Komentar