Misteri Sekeluarga Tewas di Temanggung, Ventilasi Tenda Ternyata Tertutup

Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu Komang Mahendra Deputra memberikan keterangan kepada awak media soal kema
Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu Komang Mahendra Deputra memberikan keterangan kepada awak media soal kematian satu keluarga di lokasi glamping di objek wisata Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (28/5/2026). - (Humas Polres Temanggung)
0 Komentar

Dua Alasan Kematian

Dirreskrimum Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Pol Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir mengatakan, saat ini kepolisian masih menyelidiki kasus kematian satu keluarga saat menyewa fasilitas glamping di objek wisata Posong, Kabupaten Temanggung. Dia menyebut, sementara ini, terdapat dua kemungkinan penyebab kematian mereka, yakni kebocoran gas portabel dan keracunan makanan.

Anwar menerangkan, saat ini penyelidikan kasus kematian satu keluarga di objek wisata Posong masih dilakukan Polres Temanggung. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jateng membantu proses tersebut dengan mengautopsi korban.

“Kemarin sudah dilakukan autopsi terhadap empat korban. Dari empat korban ini dipilih salah satu korban yang fisiknya paling kuat, paling muda. Dipilihlah (jenazah) anaknya yang umurnya 17 tahun,” ungkap Anwar ketika diwawancara di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga:Pulau Katang di Kepri Viral Dijual Rp65 Miliar, Pemerintah Buka SuaraMarketplace Asing Bakal Wajib Punya Kantor Perwakilan di RI, Ini Kata Mendag

Empat korban yang ditemukan meninggal saat menyewa fasilitas glamping di objek wisata Posong yakni MAM (52 tahun), M (43 tahun), AEH (17 tahun) dan BAH (21 tahun). Anwar mengungkapkan, saat ini terdapat beberapa barang bukti dari TKP yang sedang diperiksa tim Bidlabfor Polda Jateng.

“Jadi kita menunggu hasil Labfor. Dugaan sementara (penyebab kematian) masih ada dua, yaitu akibat dari gas yang ditimbulkan oleh kompor gas dari pada saat barbeque malam hari atau yang kedua adalah makanan. Penyidik masih menunggu hasil toksikologi dari Labfor,” ucap Anwar.

Dia menambahkan, saat olah TKP, penyidik menemukan tabung gas portabel di dalam tenda glamping. Sementara daging barbeque yang dikonsumsi satu keluarga saat menginap, daging tersebut tidak disediakan dari pengelola.

“Jadi bahan makanan diperoleh dari mereka sendiri. Ada makanan sarapan yang sempat dibawakan pengelola, namun itu masih utuh, tidak sempat dimakan,” ujar Anwar.

Anwar mengaku telah berkoordinasi kepada tim Bidlabfor Polda Jateng agar mempercepat proses pemeriksaan barang bukti gas portabel dan makanan. “Tapi ini harus prinsip kehati-hatian. Karena ada beberapa tahapan oleh Bidlabfor dalam melakukan pemeriksaan toksikologi ini,” katanya.

Kronologi

Satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang, ditemukan meninggal saat sedang berwisata glamping di objek wisata Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng). Saat ini polisi masih menyelidiki kejadian tersebut.

0 Komentar