“Atau juga pada investor kami sampaikan, inilah saatnya bagi investor untuk membangun, berinvestasi di Indonesia untuk membangun fasilitas produksi yang memproduksi substitusi bahan baku impor,” tutup Febri.
Rupiah Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS, Kemenperin Sarankan Skema Baru untuk Impor
