Saksi mata di lokasi menggambarkan bagaimana mencekamnya situasi saat peluru muntah bertubi-tubi. “Kami mendengar sekitar 20 hingga 25 suara yang awalnya dikira kembang api, tetapi itu nyata tembakan. Seketika semua orang berhamburan berlari menyelamatkan diri,” tutur Reid Adrian, seorang turis asal Kanada kepada AFP.
Keamanan Donald Trump Dipastikan Aman Total
Pasca-baku tembak, puluhan armada polisi dan pasukan penegak hukum bersenjata lengkap langsung membanjiri lokasi kejadian perkara.
Seluruh akses jalan utama di pusat kota Washington langsung ditutup total, bahkan pasukan Garda Nasional dikerahkan membarikade area agar sterilisasi berjalan steril tanpa gangguan dari pihak luar, termasuk jurnalis.
Baca Juga:Luhut Minta Maaf ke Investor di Singapura soal Risiko Ekonomi RIFatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas Mencuat
Saat rentetan peluru pemuda 21 tahun itu memicu kepanikan massal di luar benteng, Presiden AS Donald Trump dilaporkan tengah berada di dalam ruang kerjanya. Otoritas menegaskan, sistem pengamanan internal Gedung Putih bekerja sangat solid dan sang presiden sama sekali tidak terpengaruh oleh insiden di luar perimeter tersebut.
