Sebelumnya, video Ben-Gvir menunjukkan petugas menjatuhkan seorang aktivis setelah dia meneriakkan “Bebaskan, bebaskan Palestina”.
Video tersebut juga menunjukkan puluhan aktivis yang ditahan berlutut dalam barisan dengan tangan terikat di belakang punggung, di tempat yang tampaknya di luar fasilitas pelabuhan Israel. Di latar belakang, tentara bersenjatakan senjata panjang terlihat berpatroli di area tersebut dari atas kapal militer.
Selama dua tahun serangan militer Israel di Gaza, yang dilancarkan setelah serangan Hamas pada Oktober 2023, pasukan Israel sering kali menempatkan warga Palestina yang ditahan di tanah, dengan tangan terikat.
Baca Juga:Fatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas MencuatSMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di Kalbar
“Lihat mereka sekarang. Lihat bagaimana penampilan mereka sekarang, bukan pahlawan dan bukan apa pun,” kata Ben-Gvir dalam video sambil berjalan melewati para aktivis sambil membawa bendera besar Israel.
Kondisi para peserta Global Sumud Flotilla yang diculik Israel setibanya di Pelabuhan Ashdod, Rabu (20/5/2026).
Kepala transportasi Miri Regev, yang juga anggota partai politik Netanyahu, mengunggah videonya sendiri di pelabuhan Ashdod dan mengatakan: “Inilah yang harus dilakukan terhadap para pendukung teror yang datang untuk mematahkan pengepungan di Gaza.”
