Salah satu aktivis yang diculik Israel adalah Margaret Connolly. Ia seorang dokter dan saudara perempuan Presiden Irlandia Catherine Connolly. Presiden Connolly juga membuat pernyataan dengan menyebut berita penculikan sebagai kabar yang “mengecewakan”.
“Saya sangat khawatir tentang dia [Margaret], dan saya juga prihatin terhadap rekan-rekannya di kapal,” tutur Catherine Connolly dalam perjalanan menemui Raja Charles III di London.
Menteri Luar Negeri Turki, Spanyol, Yordania, Pakistan, Bangladesh, Brasil, Indonesia, Kolombia, Libya, dan Maladewa juga telah membuat keterangan bersama. Mereka menyebut tindakan Israel sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional”.
Baca Juga:Fatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas MencuatSMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di Kalbar
Israel secara terus menerus mempertahankan blokade di Jalur Gaza, Palestina, sejak 2007. Blokade ini mengisolasi perairan Jalur Gaza dari perairan internasional dan diklaim diperlukan untuk mencegah Hamas memperoleh senjata.
Kelompok hak asasi manusia dan organisasi kemanusiaan telah berulang kali mengkritik blokade. Tindakan Israel itu merupakan tindakan eksesif karena berdampak pada seluruh penduduk Gaza.
