'Jangan Pelit Sama Pengacara’, Sindiran Hotman Paris untuk Nadiem Viral

'Jangan Pelit Sama Pengacara’, Sindiran Hotman Paris untuk Nadiem Viral
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea
0 Komentar

PENGACARA Hotman Paris Hutapea menyentil mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim yang kini berstatus terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM)

Hotman pernah menjadi pengacara Nadiem sebelum mengundurkan diri di tengah proses berjalan.

“Kedua yang mungkin akan menyesal, makanya lain kali jangan pelit-pelit sama pengacara, pengacara mahal, pengacara berbobot itu mahal ya,” ujar Hotman dikutip dari akun Instagramnya @hotmanparisofficial, Senin (18/5).

Baca Juga:Fatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas MencuatSMAN 1 Pontianak Tolak Tanding Ulang LCC 4 Pilar MPR di Kalbar

Di awal penanganan kasus tersebut, Hotman mengatakan sudah menyiapkan dua audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyimpulkan harga wajar dan tidak ada kerugian negara dalam pengadaan laptop Chromebook dan CDM tahun anggaran 2020-2022.

“Dua audit itu saya temukan bahkan saya kirim surat BPK dan mereka mengakui benar itu produk mereka,” ucap Hotman.

“Tapi kenapa setelah persidangan ada lagi audit BPK yang baru, yang harganya justru katanya Chromebook itu naik dan harganya tidak wajar. Angka kan mana mungkin beda? Angka zaman dulu, angka sekarang angka waktu audit tahun 2020, 2021, 2022, saya lupa sama audit sekarang kan sama, sama-sama Chromebook. Kenapa dua audit BPK yang dulu dan sekarang atas Chromebook ini atas proyek yang sama tadi berbeda?” sambungnya.

Dalam keterangannya, Hotman juga mengkritik tim media Nadiem yang masih menggunakan video dirinya saat masih menjadi pengacara Nadiem. Video yang digunakan itu perihal keterangan Hotman yang ingin berbicara dengan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai kasus yang menjerat Nadiem.

“Tim media Nadiem Makarim, kenapa video-video saya waktu saya masih kuasa hukumnya Nadiem sekitar 5-6 bulan lalu dipakai untuk sekarang ini menarik simpati publik? Yaitu video saya waktu itu yang mau menghadap bertemu dengan Bapak Presiden menerangkan kasusnya dan tim media Nadiem sekarang ini memakai istilah Hotman menantang Prabowo,” tutur Hotman.

Dia meluruskan tak ada maksud untuk menantang Prabowo. Hotman bilang dirinya hanya ingin menjelaskan perihal pengadaan Chromebook dan CDM yang dituduhkan jaksa kepada Nadiem.

“Itu tidak benar. Saya tidak pernah menantang Prabowo. Saya waktu itu minta ketemu sama beliau sebagai sahabat saya, klien saya, dia sangat percaya sama opini hukum saya, makanya saya berusaha untuk ketemu tapi itu dulu waktu saya masih sebagai kuasa hukum Nadiem. Karena saya tahu Prabowo itu sangat pintar otaknya sangat cerdas tapi kenapa karena sesudah saya tidak kuasa hukum itu malah dipergunakan. Tim media jangan pakai video itu lagi dong aku kan bukan kuasa hukum Nadiem,” pungkasnya.

0 Komentar