Iran Ingatkan Prancis dan Inggris Tak Kerahkan Kapal Perang ke Selat Hormuz

Kapal Penghancur HMS Dragon Inggris (PA Media)
Kapal Penghancur HMS Dragon Inggris (PA Media)
0 Komentar

Netanyahu mengeklaim bahwa Presiden AS Donald Trump memiliki posisi serupa. “Saya tidak akan berbicara tentang cara militer, tetapi presiden, apa yang dikatakan Presiden Trump kepada saya—‘Saya ingin masuk ke sana’,” ucapnya.

Sementara itu Trump tengah menghadapi gelombang tekanan domestik untuk mengakhiri perang dengan Iran. Dia mengeklaim bahwa program nuklir Iran telah terkendali.

Dalam sebuah rekaman wawancara yang ditayangkan pada Ahad, Trump mengatakan bahwa Iran telah “dikalahkan secara militer”. Trump pun meyakinkan publik bahwa uranium milik Iran dapat dipindahkan kapanpun AS menghendaki.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

“Kita akan mendapatkannya suatu saat nanti, kapan pun kita mau. Kita akan mengawasinya,” katanya kepada jurnalis televisi independen Sharyl Attkisson.

“Kami mengawasinya dengan sangat baik. Jika ada yang mendekati tempat itu, kita akan mengetahuinya dan kita akan meledakkannya,” tambah Trump.

0 Komentar