Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius Dievakuasi Usai Berlabuh di Kepulauan Canary

Pesawat yang akan digunakan untuk memulangkan warga negara Belanda di Bandara Tenerife Sur-Reina Sofia menungg
Pesawat yang akan digunakan untuk memulangkan warga negara Belanda di Bandara Tenerife Sur-Reina Sofia menunggu pengungsi dari Hondius pada 10 Mei. (Antonio Sempere / AFP melalui Getty Images)
0 Komentar

PARA penumpang kapal pesiar MV Hondius mulai dievakuasi setelah kapal tersebut berlabuh di Kepulauan Canary pada Minggu (10/5), menyusul wabah Hantavirus yang menewaskan tiga orang di atas kapal.

Korban meninggal terdiri dari pasangan suami istri asal Belanda dan seorang perempuan asal Jerman. Sejumlah penumpang lain juga dilaporkan jatuh sakit akibat virus langka yang umumnya menyebar melalui hewan pengerat tersebut.

Hingga kini belum tersedia vaksin maupun pengobatan khusus untuk virus Hanta, yang diketahui endemik di Argentina, negara tempat kapal memulai pelayarannya pada April lalu.

Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran

Meski demikian, otoritas kesehatan internasional menilai risiko penyebaran global masih rendah dan menepis kekhawatiran akan terulangnya pandemi seperti Covid-19.

Menteri Kesehatan Spanyol, Monica Garcia, mengatakan penerbangan terakhir untuk mengevakuasi sebagian besar dari hampir 150 penumpang dan awak kapal dijadwalkan menuju Australia pada Senin (11/5). Sementara itu, kapal akan melanjutkan perjalanan menuju Belanda.

Para penumpang terlihat mengenakan pakaian medis berwarna biru ketika dipindahkan dari kapal berbendera Belanda itu menggunakan kapal kecil menuju pelabuhan Granadilla di Tenerife.

Setelah tiba di darat, mereka dibawa menggunakan bus menuju Bandara Tenerife Selatan untuk menjalani proses repatriasi.

Sebanyak 14 warga Spanyol disebut akan dipulangkan lebih dahulu, diikuti penerbangan menuju Belanda yang juga membawa warga negara Jerman, Belgia, Yunani, serta sebagian awak kapal.

Penerbangan terpisah juga disiapkan untuk warga Kanada, Turki, Prancis, Inggris, Irlandia, dan Amerika Serikat.

Otoritas regional Kepulauan Canary sebelumnya menolak kapal tersebut merapat langsung ke pelabuhan dan hanya mengizinkan kapal berlabuh di lepas pantai.

Baca Juga:Perdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan IranBagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?

Namun, Monica Garcia memastikan seluruh penumpang yang dievakuasi tidak menunjukkan gejala dan telah menjalani pemeriksaan kesehatan akhir sebelum turun dari kapal.

Pemerintah Spanyol juga menegaskan bahwa operasi evakuasi dilakukan tanpa kontak dengan warga lokal di Tenerife.

Di pelabuhan Granadilla, sejumlah tenda putih didirikan di area dermaga dan aparat kepolisian, termasuk beberapa petugas dengan pakaian pelindung medis, menutup sebagian kawasan pelabuhan industri tersebut.

Direktur Jenderal World Health Organization, Tedros Adhanom Ghebreyesus, turut mendampingi pejabat Spanyol dalam mengawasi proses evakuasi. Otoritas setempat menargetkan seluruh operasi selesai paling lambat Senin.

0 Komentar