PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) merespons pengunduran diri Ade Armando. PSI mengatakan kepentingan partai dan Ade Armando secara pribadi perlu dijaga bersama-sama.
“Seperti yang saya sampaikan tadi bahwa diskusi panjang yang dilakukan oleh DPP maupun Bang Ade
Armando kemarin kemudian mempertimbangkan segala aspek yang kemungkinan-kemungkinan akan terjadi di depan. Di sisi lain, bahwa kami juga menyadari tentunya untuk kepentingan partai dan kepentingan pribadi ini dua hal yang harus kemudian dijaga secara bersama-sama,” ujar Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).
Baca Juga:Boeing KC-135 Stratotanker 'Pom Bensin Terbang' Militer AS Hilang Sinyal di Teluk ArabSaad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik Iran
Ali menyebut pengunduran diri Ade Armando dari PSI merupakan inisiatif sendiri. Menurut dia, Ade khawatir pelaporan ke polisi terhadapnya akan berdampak pada PSI.
“Bang Ade mengajak kami berdiskusi untuk meyakinkan kami bahwa kalau ini tidak segera diterima, ini nanti bisa berdampak lebih luas terhadap partai. Karena pengalaman-pengalaman tadi selalu pernyataan Bang Ade selalu dihubungkan dengan PSI. Kali ini berbeda karena seperti dikatakan oleh Bang Ade tadi bahwa ini sudah dilakukan pelaporan secara masif,” katanya.
Atas dasar tersebut, PSI kemudian menerima pertimbangan Ade Armando untuk mengundurkan diri. Ali menyebut pengunduran diri Ade merupakan langkah yang masuk akal.
“Kemudian, atas dasar itu, kami pun kemudian menerima pertimbangan itu karena di sisi lain apa yang disampaikan oleh Bang Ade itu realitas dan masuk akal,” katanya.
Sebelumnya, Ade Armando telah mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebutkan pengunduran dirinya dilakukan demi kebaikan bersama.
“Melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI, ya. Tidak ada konflik antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama,” kata Ade Armando di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5).
