Korban Meninggal Dunia Insiden Avanza dengan KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan: Bertambah 5 Orang

Mobil Avanza jatuh ke sawah usai tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan KA swadaya, jalan umum Tuko-Si
Mobil Avanza jatuh ke sawah usai tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan KA swadaya, jalan umum Tuko-Sidorejo, Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026). (Foto: Dok. Sat Lantas Polres Grobogan)
0 Komentar

Meskipun dengan nada lirih, berdasarkan pengakuan kepada petugas kepolisian bahwa kecelakaan tersebut, terjadi karena jarak pandang yang terbatasvganta 10 meter akibat tertutup kabut saat melintas di perlintasan kereta api tersebut, sehingga tidak melihatcada kereta api yang akan melintas pada saat yang bersamaan.

“Saat itu kabut cukup tebal, mesin kendaraan yang mengangkut 9 orang tersebut juga dalam kondisi hidup dan tidak mati saat lintasi rel kereta api,” ujar Kardi.

Sopir minibus berplat nomor polisi K 1060 ZP, lanjut Kardi, melakukan perjalanan mengantar jemaah haji menuju ke Pendopo Kabupaten, Grobogan di Purwodadi bersama rombongan lain yakni dalam rangkaian 3 minibus dan 2 unit bus, namun kendaraan yang dikemudikan berada di urutan kedua melintasi rel tiba-tiba ada kereta api yang melintas.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Dalam kondisi berkabut dan pandangan hanya berjarak sekitar 10 meter, menurut Kardi, tetap melintasi rel kereta api, karena kendaraan di depannya yang berisi calon jemaah haji juga melintas dengan aman. “Dalam peristiwa itu agak saya juga ikut meninggal dunia dan saya sendiri selamat meskipun terluka,” imbuhnya.

0 Komentar