Purbaya Tepis Narasi yang Beredar di Medsos Soal Uang Negara Tersisa Rp120 Triliun

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Biro KLI Kemenkeu.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Biro KLI Kemenkeu.
0 Komentar

MENTERI Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, membantah uang negara tersisa Rp120 triliun. Ia juga membantah kas negara bakal habis dalam beberapa pekan, jika harga bahan bakar minyak (BBM) terus naik.

Pernyataan Purbaya itu merespons narasi yang beredar di media sosial ihwal uang negara tersisa Rp120 triliun. Menurut Purbaya, pemerintah masih memiliki saldo anggaran lebih (SAL) sekitar Rp420 triliun.

“Dulu ada yang bilang katanya saya hanya punya uang dua minggu. Sekarang uangnya tinggal Rp120 triliun, habis itu habis. Enggak, uang saya yang SAL masih Rp420 triliun enggak diganggu. Saya hanya pindahin ke BI Rp300 [triliun],” kata Purbaya, saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Kata Purbaya, selain di SAL, terdapat uang negara yang dialokasikan ke pos-pos lain. Pengelolaan uang negara pun disebut berjalan dengan lancar.

Ia berujar terkait SAL, pemerintah memberlakukan layaknya deposito. Sebab, BI harus menyalurkan uang itu ke bank. Pihak bank kemudian harus memutar uang tersebut ke masyarakat.

“SAL itu malah belum disentuh sama sekali, hanya saya pindahin saja untuk dorong perekonomian. Gimana caranya? Ya kalau saya taruh di bank, itu kan seperti orang menaruh deposito, kan? Nah banknya akan menyalurkan uangnya, kan? Kalau dia enggak salurkan, dia akan bayar bunga ke saya, rugi dia. Itu negative carry, negatif lah cost-nya buat mereka,” urai Purbaya.

Purbaya juga memamerkan dirinya menolak pinjaman uang dari Bank Dunia (World Bank) serta Dana Moneter Nasional (International Monetary Fund/IMF) saat mengunjungi Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu.

“Orang-orang di luar sana agak kaget juga kita bisa itu [menolak pinjaman] Itu jadi enggak usah takut dengan APBN pemerintah masih cukup dan uang kita masih banyak,” klaimnya.

0 Komentar