Purbaya Sebut Peluang Pemerintah Berikan Insentif Fiskal Baru untuk Pembelian Motor Listrik

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita Edisi Oktober 2025 di Jakarta,
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita Edisi Oktober 2025 di Jakarta, Selasa, 14 Oktober 2025. (Istimewa)
0 Komentar

MENTERI Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyebutkan, pemerintah berpeluang memberikan insentif fiskal baru untuk pembelian motor listrik pada 2026. Pemberian insentif disebut akan berlangsung secara bertahap.

“Kalau saya sih, saya usulkan kita kasih yang baru dulu, yang per tahun 6 juta penjualan motor kan, tapi enggak semua sekali [penyaluran]. Kita lihat bertahap, tapi yang baru akan kita coba buat programnya,” ucapnya saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

Ia mengatakan, rencana pemberian insentif tersebut tengah dibahas bersama Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, serta Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Di satu sisi, Purbaya telah meminta persetujuan Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan insentif fiskal pembelian motor listrik. Katanya, Prabowo merestui rencana tersebut.

“Saya juga minta tanggapan Pak Presiden, beliau sudah memberi petunjuk, jalankan kalau anggarannya ada,” tuturnya.

Ia mengatakan, pemerintah berpotensi memberikan insentif senilai Rp5 juta per motor. Namun, nilai total insentif itu akan dibahas lebih lanjut bersama Airlangga serta Agus Gumiwang.

“Subsidi mungkin Rp5 juta per motor. Yang jelas saya mesti diskusi dulu dengan Menteri Perindustrian dan Pak Menko [Airlangga] dan kami laporkan lagi ke Presiden sesuai dengan petunjuk pada waktu itu,” ucap Purbaya.

0 Komentar