Sampul Majalah Italia L'Espresso Jadi Sorotan Saat Ungkap Perilaku Tentara Israel di Tepi Barat

Sampul majalah Italia
Sampul majalah Italia
0 Komentar

PRAJURIT Israel yang beberapa pekan lalu menjadi sampul majalah Italia “L’Espresso” kembali menjadi sorotan.

Hal menyusul beredarnya sebuah video yang mendokumentasikan perilakunya yang otoriter di Tepi Barat.

Menurut Aljazeera, Sabtu (18/4/2026), video tersebut menyebar luas di kalangan pengguna media sosial, meraih hampir 3 juta penayangan hanya dalam 24 jam sejak diunggah.

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Organisasi Israel “Breaking the Silence” mengunggah sebuah video melalui akunnya di platform “X” yang merekam seorang tentara saat terlibat pertengkaran verbal dengan seseorang dalam mobil. Dalam video tersebut, terjadi percakapan sebagai berikut:

Tentara Israel: Bergabunglah dengan polisi, atau bergabunglah dengan tentara, lalu datang dan bicaralah denganku. Orang dalam mobil: Tapi kamu tidak bisa mengatakan (…) Tentara Israel (memotong): Semua orang keluar, tolong! Semua orang keluar, tolong! Tidak ada polisi! Aku yang berkuasa di wilayah ini. Aku yang berkuasa di lapangan. Orang dalam mobil: Kamu bukan yang berkuasa.. Tunggu, tunggu.

Organisasi “Breaking the Silence” menyertakan klip tersebut dengan komentar sarkastis yang berbunyi:

“Lihat siapa yang kami temukan di arsip kami! Apakah Anda mengenalnya? Dia direkam setelah memutuskan untuk menunda tur kami di selatan Gunung Hebron tanpa alasan apa pun. Dia berkata: ‘Tidak ada polisi, saya yang berkuasa…’ dan dia tidak sepenuhnya salah.”

Organisasi “Breaking the Silence” dikenal sebagai lembaga yang terdiri dari tentara yang telah demobilisasi.

Mereka mengumpulkan kesaksian dari rekan-rekan mereka yang bertugas di wilayah Palestina dengan tujuan meningkatkan kesadaran tentang realitas sehari-hari dan menciptakan diskusi publik mengenai harga moral dari kendali militer, dalam upaya mengakhiri pendudukan.

Sampul majalah L’Espresso memicu kontroversi

Kontroversi ini bermula pada awal bulan ini, ketika majalah Italia “L’Espresso” menerbitkan laporan mendalam tentang apa yang mereka sebut sebagai “Israel Raya”.

Baca Juga:Bagaimana Jika Iran Potong Serat Optik di Selat Hormuz?Komdigi Tunda Akses Anak di Bawah Usia 16 Tahun ke Sejumlah Platform Digital Berisiko Tinggi

Media ini memilih foto seorang tentara yang sedang merekam dengan ponselnya kondisi seorang wanita Palestina yang kelelahan sebagai sampul edisi tersebut.

Artikel yang ditulis oleh jurnalis Angela Codacci-Pisanelli tersebut mengaitkan konsep penyalahgunaan kekuasaan dengan eksploitasi politik di Timur Tengah.

0 Komentar