Kawanan Lebah Serang Wilayah Israel Selatan Picu Kecemasan Aktivitas Militer Lumpuh

Ribuan lebah menyerbu kota Netivot, Israel, hingga menyelimuti mesin pesawat militer dan memicu perdebatan net
Ribuan lebah menyerbu kota Netivot, Israel, hingga menyelimuti mesin pesawat militer dan memicu perdebatan netizen soal ramalan Alkitab. (Foto: X)
0 Komentar

FENOMENA alam yang tak lazim melanda wilayah Israel selatan. Ribuan lebah dilaporkan menyerbu Kota Netivot pada Rabu (15/4/2026), memicu kecemasan warga sekaligus melumpuhkan aktivitas militer di wilayah tersebut.

Kawanan lebah dalam jumlah masif terlihat memenuhi berbagai sudut kota. Mulai dari kompleks perbelanjaan hingga balkon rumah warga, serangga-serangga tersebut tampak menghinggap dan beterbangan secara acak, menciptakan pemandangan yang mencekam bagi penduduk setempat.

Pemerintah kota Netivot bergerak cepat dengan mengeluarkan imbauan resmi agar warga tetap berada di dalam ruangan. Otoritas meminta masyarakat untuk tidak mendekati kawanan lebah tersebut hingga tenaga profesional tiba untuk melakukan penanganan.

Mesin Pesawat Militer Tertutup Lebah

Baca Juga:Saad al-Kaabi CEO QatarEnergy Ungkap Dirinya Ingatkan Amerika Serikat Bahaya Pasokan Energi Saat Konflik IranPerdana Menteri Thailand Instruksikan PNS Hemat Energi di Tengah Konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran

Dampak serangan ini tidak hanya dirasakan oleh warga sipil. Mengutip laporan Ynet, aktivitas militer Israel turut terganggu secara signifikan. Sebuah pesawat militer dilaporkan gagal lepas landas dari bandara setelah ribuan lebah menyelimuti bagian mesin pesawat.

Kehadiran serangga dalam jumlah besar di komponen vital mesin membuat operasional penerbangan harus dihentikan demi alasan keselamatan. Petugas teknis harus bekerja ekstra hati-hati untuk membersihkan mesin tanpa merusak komponen sensitif atau memicu serangan lebah yang lebih agresif.

Netizen Kaitkan dengan Narasi Alkitab

Kejadian ini mendadak viral di media sosial dan memicu perdebatan hangat di kalangan warganet. Banyak pengguna internet yang mengaitkan fenomena ini dengan nubuat atau peristiwa dalam Alkitab, khususnya mengenai tulah-tulah yang pernah melanda wilayah tersebut di masa lalu.

Sejumlah netizen mengutip ayat dari Kitab Yesaya 7:18 yang menyebutkan tentang “lebah yang ada di tanah Asyur” sebagai bentuk peringatan. Istilah ‘lebah apokaliptik’ pun mulai bermunculan di kolom komentar unggahan video terkait situasi di Netivot.

“Israel sedang mengalami wabah lebah. Apakah ini sesuai dengan Alkitab?” tulis salah satu pengguna akun media sosial yang dikutip oleh The Daily Star.

Hingga berita ini diturunkan, para ahli entomologi masih meneliti penyebab pasti migrasi besar-besaran lebah ke area perkotaan ini, sementara petugas di lapangan terus berupaya mensterilkan lokasi dari kawanan serangga tersebut.

0 Komentar