Selat Hormuz Tutup Bikin Cemas Ketahanan Pasokan Energi Global, Berapa Impor Minyak Indonesia yang Terimbas?

Ilustrasi: AI
Ilustrasi: AI
0 Komentar

Di samping itu, Indonesia juga mengimpor sebagian kecil hasil minyak dari Iran senilai 10,2 juta dolar AS, Jordania dengan nilai 1.353 dolar AS, dan Israel senilai 394.916 dolar AS.

Kontribusi terhadap Impor Global

Sepanjang periode 2021 hingga Januari 2026, total impor migas Indonesia dari seluruh dunia mencapai 173,98 miliar dolar AS dengan volume 257,11 miliar kilogram. Dari jumlah tersebut, kontribusi kawasan Timur Tengah tercatat sebesar 31,23 miliar dolar AS atau sekitar 17,9 persen dari total impor migas nasional.

Persentase kontribusi Timur Tengah terhadap total volume impor migas Indonesia mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021, kontribusi Timur Tengah mencapai 22,48 persen dari total impor migas nasional.

Baca Juga:Anwar Ibrahim Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Timur Tengah di Ambang Ketidakstabilan SeriusSurat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari Gaza

Angka ini kemudian menurun menjadi 20,99 persen pada tahun 2022, 19,87 persen pada tahun 2023, 17,08 persen pada tahun 2024, dan 16,81 persen pada tahun 2025. Namun pada Januari 2026, kontribusi Timur Tengah kembali meningkat signifikan menjadi 22,70 persen.

Untuk komoditas minyak mentah, porsi impor dari Timur Tengah terhadap total impor minyak mentah nasional menunjukkan tren menurun dari 32,33 persen pada tahun 2021 menjadi 18,13 persen pada tahun 2025. Sementara untuk komoditas hasil minyak, kontribusi Timur Tengah bergerak fluktuatif antara 13 persen hingga 20 persen selama periode yang sama.

Rekapitulasi Tahunan

Secara terperinci, nilai impor migas Indonesia dari Timur Tengah tercatat sebesar 5,51 miliar dolar AS pada tahun 2021, meningkat menjadi 7,56 miliar dolar AS pada tahun 2022, kemudian menurun menjadi 6,48 miliar dolar AS pada tahun 2023.

Pada tahun 2024, nilai impor tercatat sebesar 5,74 miliar dolar AS, dan kembali menurun menjadi 5,21 miliar dolar AS pada tahun 2025. Memasuki Januari 2026, nilai impor telah mencapai 712,9 juta dolar AS.

Dari sisi volume, impor migas dari Timur Tengah mencapai 9,46 miliar kilogram pada tahun 2021, 10,01 miliar kilogram pada tahun 2022, dan 10,36 miliar kilogram pada tahun 2023.

Volume impor kemudian menurun menjadi 9,17 miliar kilogram pada tahun 2024, dan 9,30 miliar kilogram pada tahun 2025. Pada Januari 2026, volume impor tercatat sebesar 1,36 miliar kilogram.

0 Komentar