Pengguna OpenAI Plus memiliki batas penggunaan yang lebih tinggi, sementara pengguna Pro memiliki akses tak terbatas ke GPT-5 serta akses ke GPT-5 Pro.
Pengguna ChatGPT Edu dan ChatGPT Enterprise akan mendapatkan akses ke GPT-5 sekitar seminggu sejak Kamis.
OpenAI merilis tiga versi model yang berbeda untuk para pengembang melalui antarmuka pemrograman aplikasi atau API. Ketiga versi yang dimaksud yakni GPT-5, GPT-5-Mini, dan GPT-5-Nano, yang dirancang untuk kebutuhan biaya dan latensi berbeda.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Awal pekan ini, OpenAI merilis dua model bahasa berbobot terbuka untuk pertama kalinya sejak meluncurkan GPT-2 pada 2019. Model-model ini dirancang untuk menjadi opsi berbiaya rendah yang dapat dengan mudah dijalankan dan disesuaikan oleh pengembang, peneliti, dan perusahaan.
Namun dengan ChatGPT GPT-5, OpenAI juga mempertimbangkan audiens konsumen yang lebih luas. Perusahaan mengatakan interaksi dengan model tersebut terasa alami dan“lebih manusiawi.
CEO Open AI Sam Altman mengatakan ChatGPT GPT-5 seperti memiliki tim ahli tingkat Ph.D. yang siap sedia setiap saat..
“Manusia dibatasi oleh ide, tetapi tidak benar-benar dalam kemampuan untuk mengeksekusinya, dalam banyak hal baru,” ujarnya.
