Dianggap Saingi Manifesto Politik 1964, Kontroversial Dunia Kebudayaan Bung Karno Larang Manikebu

Dianggap Saingi Manifesto Politik 1964, Kontroversial Dunia Kebudayaan Bung Karno Larang Manikebu
Presiden Soekarno pada Resepsi Peringatan HUT ke-21 Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Bogor (Deppen dan Ipphos, via wikimedia)
0 Komentar

Di masa Orde Baru, narasi-narasi yang dikembangkan untuk menormalisasi dan melegitimasi kekerasan pada 1965-1966, serta karya sastra dan film yang mendukung ideologi anti-komunis, menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat narasi tersebut.

Manifesto Kebudayaan menggambarkan sebuah perjuangan intelektual dan seni yang berjuang untuk menciptakan budaya yang maju dan berpuncak pada nilai-nilai kemanusiaan. Meskipun dilarang dan mengalami tantangan, warisan Manikebu tetap menjadi bagian penting dalam sejarah budaya Indonesia. (*)

0 Komentar