Namun gagasan itu dinilai hampir mustahil diwujudkan di bawah rezim Iran saat ini. Teheran selama puluhan tahun menolak mengakui Israel dan menyebut negara tersebut sebagai “kekuatan pendudukan”.
“Iran tidak akan pernah mengakui rezim pendudukan yang telah melakukan genosida dan membunuh anak-anak,” kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam wawancara televisi pemerintah Iran pada 2025.
Kesepakatan Abraham dimediasi AS pada 2020 dan menjadi salah satu terobosan diplomatik terbesar di Asia Barat. Melalui kesepakatan ini, Israel berhasil menjalin hubungan resmi dengan sejumlah negara Arab seperti UEA, Bahrain, dan Maroko.
Baca Juga:Luhut Minta Maaf ke Investor di Singapura soal Risiko Ekonomi RIFatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas Mencuat
Kesepakatan tersebut mengubah pendekatan lama negara-negara Arab yang sebelumnya menolak mengakui Israel sebelum masalah Palestina diselesaikan. Kini, fokus kerja sama bergeser pada kepentingan strategis bersama, mulai dari perdagangan, teknologi, investasi, hingga pertahanan, terutama untuk menghadapi pengaruh Iran di kawasan.
