Kongres AS Bongkar 3 Nama Baru di Skandal Epstein, Sosok Dekat Lady Diana Terseret

Patrick Demarchelier
Patrick Demarchelier
0 Komentar

Kellen juga bersaksi bahwa Demarchelier memperkenalkannya kepada Epstein yang disebut-sebut mencari calon model untuk Victoria’s Secret. Namun hingga kini tidak ada satu pun dari ketiga pria tersebut yang didakwa dalam kasus terkait Epstein.

Dalam kesaksiannya, Kellen menggambarkan dirinya sebagai korban manipulasi dan pelecehan Epstein selama bertahun-tahun. Ia mengaku mengalami tekanan psikologis hingga kehilangan kemampuan membedakan pikirannya sendiri.

“Ia merayu saya, menyiksa saya secara seksual dan psikologis, mengendalikan, memanipulasi, dan mendominasi saya,” kata Kellen dalam pernyataan pembukanya kepada anggota parlemen.

Baca Juga:Luhut Minta Maaf ke Investor di Singapura soal Risiko Ekonomi RIFatah Pilih Komite Baru, Nama Marwan Barghouti hingga Yasser Abbas Mencuat

Kellen merupakan figur kontroversial dalam lingkaran Epstein. Pada 2007, aparat penegak hukum sempat menyebutnya sebagai kemungkinan kaki tangan Epstein. Namun ia membantah tuduhan tersebut dan menyatakan dirinya justru menjadi korban eksploitasi sang miliarder.

Dokumen Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman juga menunjukkan adanya hubungan lama antara Epstein dengan Levine dan Fekkai. Catatan email dan transaksi memperlihatkan komunikasi intens antara mereka selama bertahun-tahun, termasuk penggunaan apartemen Epstein, hubungan sosial, hingga komunikasi politik.

Comer menyebut kesaksian Kellen menjadi salah satu wawancara paling penting dalam penyelidikan Kongres sejauh ini.

“Ini adalah wawancara paling substantif dan produktif yang pernah kami lakukan,” ujarnya kepada wartawan.

Mengapa Kasus Epstein Terus Membuka Nama Baru?

Meski Jeffrey Epstein telah meninggal sejak 2019, skandal yang mengelilinginya justru terus meluas dan memunculkan nama-nama baru dari kalangan elite politik, bisnis, hiburan, hingga dunia fashion internasional. Setiap kali dokumen pengadilan dibuka, kesaksian baru muncul, atau penyelidikan Kongres berjalan, publik Amerika kembali diguncang oleh figur berpengaruh yang diduga pernah berada dalam lingkaran sosial Epstein.

Fenomena ini terjadi karena jaringan Epstein sejak awal memang dibangun di sekitar kekuasaan, uang, dan akses elite. Epstein bukan sekadar miliarder eksentrik, melainkan figur yang secara sistematis menjalin hubungan dengan tokoh-tokoh penting dunia. Dari mantan presiden, pengusaha besar, akademisi, fotografer mode, hingga selebritas internasional, banyak nama pernah tercatat dalam buku kontak, penerbangan pribadi, pesta, atau jaringan sosial Epstein.

0 Komentar